19/07/19
Dear Denganmu
Maaf jika surat ini baru ku kirm sekarang dan telah
berbulan bulan melewati hari spesialmu 05 April. Seharusnya pada waktu itu kata
kata yang merangkai tulisan ini sudah sampai untukmu, Dan sesuatu berbungkus
rapi telah kamu terima. Namun pada kenyataannya hal tersebut tidak ada. Maafkan
aku...
Surat yang telah kujanjikan terkirim hari ini juga, saat
kamu mebuka dan membacanya. Aku hanya ingin mengatakan jika kamu adalah bagian
dariku.
-Rasa 10 tahunku
Saat ini, umur bukanlah ukuran untuk membuat seseorang
itu menjadi dewasa, begitu juga kusebut diriku belum melakoni kata “Dewasa”.
Kisah yang sudah terlewat selama 21 tahun lalu membuat seseorang menjadi
berubah dari masa ke masa, aku memang merasakan hal itu setiap tahunnya, namun
untuk sebuah perasaan yang kurasa selam 10 tahun ini belum berubah untukmu yang
telah melewati masa hidup 22 tahun.
Lalu tahukah kamu bahwa sampai saat ini, aku sering
berpikir bagaimana menjadi lebih baik lagi, karena sebelumnya aku belum
merasakan predikat menjadi lebih baik lagi, itu mindset diriku. tapi belum
tentu mindset itu sama dengan orang lain. Aku tak bisa memprediksikan
jawabannya. Aku hanya berharap semoga aku menjadi lebih baik. Untuk kamu yang
telah melewati masa hidup 22 tahun, apakah kamu merasakan perrubahan lebih baik
dalam dirimu?, aku berharap kamu menjawabnya dengan kata iya. dengan harapan
tersebut secara tidak sengaja alam akan merespon harapan dan keinginanmu,
itulah yang disebut do’a dalam pengharapan kepadaNya. Sudah keberapkalinya aku
mengatakan hal tersebut “Semoga menjadi lebih baik” kata ini tidak akan pernah
bosan kuucapkan.
Memang untuk saat ini aku mengetahui segala keburukan
yang kamu miliki dan beribu kebaikan yang melekat padamu. Dengan begitu kamu
adalah seorang yang sampai saat ini aku kagumi. Entah bagaimanapun kamu, aku
tidak peduli. Karna yang ku tahu kamu adalah sosok yang hadir dalam hayalku,
mimpiku dan nyataku.
Jika kamu bertanya kenapa?
Aku akan menjawab bahwa kamu seorang pemilik hati yang
kaya dengan kebaikan. Dan aku tidak akan pernah lupa akan hal itu. Aku ingin
terus mengingatnya sampai kapanpun itu.
Namun jika ada keburukan yang telah kamu lakukan entah
itu sengaja atau tidak, biarkan saja ia hilang terbawa usia, aku tidak ingin
mempermasalahkannya. Aku masih mengingat kata bijak yang pernah kubaca
sebelumnya. “ Jika kamu membenci seseorang dengan
keburukan yang telah dilakukannya maka segera ingat kebaikan kebaikan yang
telah diberikannya”. hal itu akan mebuatmu bisa meredamkan amarah. Jadi
sedikitpun aku tidak ingin membencimu.
Dan rasa 10 tahunku akan merekam cerita-cerita tentang
adanya aku dan kamu. Untuk rasa selanjutnya Tuhan sendiri yang akan
mengaturnya. Kita akan menuju masa yang
akan datang..
J
Sampai sekarang, kamu adalah salah satu objek utama dalam
pikiranku. Baik masa yang telah lewat, masa yang sekarang dan masa yang akan
datang kamu adalah orang yang sama. Orang yang menjadi objek pikiranku. (itu
rasa 10 tahunku)
-Masa 22 tahunmu
Masa ini 22 tahunmu telah terlewati, banyak sekali episode
hidup yang telah kamu lewati, entah itu suka atau duka. Namun yang perlu
dilakukan sekarang adalah memperbaiki hal yang telah berlalu. Kamu bukan orang
sembarangan, kamu bukan orang bawahan, aku percaya kamu adalah tingkat
orang-orang kelas atas, kelas terbaik yang akan memberikan segala yang terbaik
baik untuk dirimu, orang lain maupun untuk bangsa ini.
Perjuangan adalah episode hidup setiap orang, Namun
banyak orang yang menyikapi perjuangan tersebut dengan sia-sia, ia melewatinya
dengan kesemuan yang tidak pernah pasti dalam hidupnya. Tapi, untuk kamu. tidak
akan melakukan hal yang seperti itu bukan?, membuang waktu berjuangmu hanya
untuk kesemuan yang ada.
Proses berjuang itu adalah apa yang kamu lakukan
sekarang..
Masa ini juga akan menentukan bagaimana arah hidup
seorang pejuang. Jadi tetep semangat ya.. Jalanin proses berjuangmu dengan
ikhlas, jalanin proses hidupmu dengan berbagi dan ingat jangan pernah memendam
rasa sakitmu, ceritakan saja karena aku tidak ingin kamu sakit karena hal itu,
aku masih ada untuk mu, aku siap menjadi teman berbagi..
Karena aku ingin kau tetap baik-baik saja...
-Lanjutan Hidup
Kamu, semoga hidupmu, hidupku, menjadi barakallah wa fi
amanillah..
Tetap kejar apa
yang kamu cita-citakan,..
masih dengan kata
yang sama-“ Semoga kita menjadi lebih baik kedepannya”...
Aku ingin ada untuk menghormatimu, menjaga nama baikmu
dan ingin ada untuk selalu berbuat baik padamu, namun jika ada kesalahan yang
terjadi, sungguh itu adalah ketidak sengajaan yang tidak ingin aku ciptakan.
1205

Tidak ada komentar:
Posting Komentar